Senin, 27 September 2010

The Cashplow Quadrant

Kemarin jalan-jalan baca note FB orang eh ketemu note nya Syauqi Robbani Cho (Putranya Abu Syauqi.. RZI) *Sorry bro namanya di sebut-sebut, hehe :D * tentang Cashflow Game (Permainan Cashflow yg dibuat Om Robert T Keosaki). Permainan CashFlow tapi berbentuk monopoli, dari situ lah aga bernostalgia sama bukunya Om Keosaki yang bisa dibilang banyak merubah saya tentang pola pikir terhadap “uang”. Buku pertama yang dibaca judulnya Rich Dad Poor Dad, sangat luar biazaaa sekali kesan pertama baca buku ini…. mengisahkan tentang kehidupan sang penulis (Robert T Keosaki), salah satu pelajaran yang sangat berharga ialah tentang pembagian tipe pekerjaan ato yg disebut Cashflow Quadrant. Dijelaskan bahwa manusia itu mempunyai 4 pilihan mencari rezeki :
E : Employee
S : Self Employed
B : Business Owner
I : Investor
E dan S termasuk quadrant kiri
B dan I termasuk quadrant kanan
Employee (pegawai atau buruh)
Adalah orang yang mendapatkan uang dengan cara bekerja kepada orang lain, atau suatu sistem bisnis yang merupakan milik orang lain, atau kepada organisasi milik orang lain. Employee menjual waktu dan kemampuannya untuk memberikan added value kepada bisnis atau organisasi orang lain. Employee bisa saja seorang office boy, seorang salesman, seorang supervisor, seorang manager, presiden direktur perusahaan, PNS, bahkan presiden negara ini adalah seorang Employee. Ciri khas seorang employee adalah dia akan digaji berdasarkan waktu dan kemampuan yang diberikan, dan menerima gaji rutin bulanan atau periodik dengan jumlah tertentu dari orang lain, perusahaan, organisasi, atau bahkan dari negara.
Seorang employee bisa sukses atau bisa juga dipecat. Seorang employee, tidak akan memperoleh gaji apabila dia tidak bekerja. Setiap saat siap menerima kemarahan atasan atas performance kerja yang tidak baik. Menerima gaji bulanan yang jumlahnya tertentu, atau bahkan seringkali merasa kurang, tetapi tidak memiliki daya kemampuan untuk menaikkan gajinya sendiri. Sering berharap-harap cemas, mendapatkan kenaikan gaji suatu saat, dan berusaha bekerja dengan lebih keras untuk mendapat penilaian baik atas kinerjanya, dengan harapan akan dipromosikan dan dengan cara itu akan mendapatkan kenaikan gaji. Seorang employee memiliki atasan yang harus diikuti perintahnya dan menjaga hubungan baik dengan atasan tersebut agar tidak kehilangan pekerjaan.
Buku Ini tersedia di book@holic

Tidak ada komentar:

Posting Komentar