Jumat, 08 Oktober 2010

Chicken Soup For The Soul: Harga Sebuah Impian

Penulis: Jack Canfield, Mark Victor Hansen, Bud G
Harga Sewa: Rp 2.500/3hari




Sewaktu kecil, saya tidak pernah memasukkan kegiatan menulis dalam list hal – hal yang menyenangkan untuk dilakukan dalam hidup.Alasan pertama karena kata-kata yang saya tulis di kertas tidak begitu bagus untuk dipandang. Walau masih jauh lebih baik dari cakar ayam. Yang kedua tugas – tugas menulis, yang dulunya selalu tugas mengarang, bukanlah hal yang asyik untuk diselesaiakan. Semua murid harus menulis berdasarkan tema dan kerangka karangan yang telah ditetapkan. Yang paling menjengkelkan adalah karena tema itu terlalu berat untuk seorang anak SD. Kalau tidak salah salah satunya adalah tentang Keluarga Berancana. Jangan Gila Dong!!!

Tak hanya masalah tugas di sekolah, saya juga kadang memberikan pandangan geli kepada semua teman – teman yang mulai menggunakan journal untuk menuliskan apa saja yang terlintas di kepala dan hati mereka. Saat itu bagi saya menulis di sebuah buku yang terkenal dengan nama Diary adalah hal yang konyol.

Mengapa menulis seperti menjadi sebegitu hina? Semua kesulitan menulis yang saya rasakan tidak lain disebabkan karena kurangnya bahan bacaan. Di rumah, kami tidak memiliki perpustakaan pribadi. Kalaupun ada buku, itu juga hanya kumpulan buku cetak pelajaran dan buku – buku koleksi bapak yang berkaitan dengan urusan pekerjaannya. Selain itu yang banyak hanyalah kumpulan tabloid dan majalah milik mama, dan majalah ananda ataupun bobo untuk anak – anak
.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar