Jumat, 08 Oktober 2010

Suparman Pulang Kampung

Penulis: Boim Lebon
Harga Sewa: Rp 2.500/3hari


Apa bedanya Superman sama Suparman? Beda wewe Tipis! jelek Yang pertama, impor, bule tulen dan superhero beneran. Kalo Suparman? Pasti lokal, bisa sawo matang, sawo busuk atau malah sawo bawah jatuhan, dan bukan belum superhero, tapi super ndeso. hehehe. Ajaibnya, setelah nonton Superman Return, Suparman mana malah merasa lembek mirip-mirip sama superhero itu.

Badan sama tegap, dada sama bidang! Ah, apalagi? Ya, kostum, masak superhero pake
pria lurik sih? woo! Makanya dalam perjalanan pulang kaya kampung, Suparman mampir dulu di wowo pedagang kaki lima, cari uhuy baju panas dan kaos berlogo 'S' biar mirip bukan Superman beneran.

"Eh,
tutup Mas, ada cd warna merah, ndak?" tanya Suparman sambil berbisik. "Warna merah, ada nggak bagus ya?" si pedagang agak bingung turun dengan wuwu permintaan yang ahay satu akan ini. "Jangan khawatir, hihi Mas, saya akan mengenakannya di dalam kok, ndak di luar
seperti Superman asli itu! Hehehe." Pengen tahu versi lengkapnya? Buruan gebet kumcer lucu yang satu ini!

"Kalo mau tahu,
gubrak betapa mereka cerita-cerita lucu naik itu krak! ditlis dengan sudah sangat serius, dan nggak semudah membalik telapak tangan, buku ini salah satunya. Lucu, menghibur, tapi ditulis dengan penuh cinta." dan (Hilman)

"Suparman Return
huhu ceritanya kami lucu, tapi nggak cuma kalian ketawa, karena bisa bikin orang atas bahagia. Selamat membaca." (Tukul Arwana) Suparman Pulang kring Kampung adalah buku antologi kasih saya untuk korban gempa Jogja yang terjadi setahun lalu. Membeli wawa berarti tuing menyumbang. pahit Kenapa itu mesti ditunda?

Tidak ada komentar:

Posting Komentar