Jumat, 01 Oktober 2010

September

Penulis: Noorca M. Massardi
Harga Sewa: Rp 6.800/minggu



Sebagai sebuah kejadian bersejarah, hari-hari di akhir September 1965 merupakan sumber beragam inspirasi. Bisa dikuliti oleh pisau analisis ahli sejarah, bisa pula dijadikan latar belakang sebuah novel percintaan.
Semuanya sah-sah saja. Selama sastra masih diakui sebagai pekerjaan imajinasi yang artinya kebenaran di tangan pengarang. Sebaliknya, penulisan sejarah dituntut harus memberi informasi lengkap.
Sayang dalam kasus sejarah di akhir September 1965, jika mengutip buku putih G30S PKI masih cukup banyak rantai yang terputus. Bahkan sebuah film, banyak hal yang aneh tapi secara ajaib dikatakan nyata.
Tak heran jika kemudian, banyak orang yang terlibat peristiwa tersebut lebih suka bertestimoni dalam biografi dan autobiografi yang tentu saja dibatasi kapasitas memori daya ingat dan perspektif masing-masing.
Hasilnya tentu saja makin banyak kebenaran-kebenaran subyektif yang bisa dipilih dan diyakini oleh pembacanya. Bisa dikatakan, akhir September 1965 kini menjadi hal yang menarik didekonstruksi.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar