Sangat Mengharukan tentang Keluarga Palestina dalam Pendudukan Israel
1948: Ketika pertama kali tentara Israel menyerang Desa Ein Hod di Palestina, Moshe, tentara Israel menculik bocah Ismael dari tangan Dalia, sang Ibu. Ismael pun menjadi David. Dilahirkan sebagai Muslim Arab, dibesarkan sebagai Yahudi. 1955: Amal terlahir di kamp pengungsi Jenin sebagai anak terakhir Dalia. Laksana kuncup bunga yang mekar, dia tumbuh dengan keceriaan seorang anak. Tetapi segalanya berubah ketika perang membuat Amal menyaksikan kematian, darah, dan kehancuran.
Kisah David dan Amal menjalin indah saga yang mengharukan ini. Empat generasi telah mencicipi getir dan gelapnya dunia saat kehilangan orang tersayang, dan mengalami hampanya hidup sebagai pengungsi. Duka-derita-siksa-dendam, semua teraduk dalam lingkaran perang. Inilah cerita tentang keluarga, harapan, dan terutama, tentang cinta tak berbatas di dalam hati setiap masusia.
Saga Mengharukan tentang Keluarga Palestina
dalam Pendudukan Israel
Diterjemahkan dari The Scar of David
Karya Susan Abulhawa
Terbitan Journey Publications, Inc. Summerland, Calipornia, tahun 2006
Penerjemah: Reni Indardini
Penyunting: Soehindrati & Shinta
Penyelaras Aksara: Alfiyan
Desain Sampul: Windu Tampan
Penerbit Hikmah (PT. Mizan Publika)
Cetakan I, Maret 2009
Tebal: 478+
Karya Susan Abulhawa
Terbitan Journey Publications, Inc. Summerland, Calipornia, tahun 2006
Penerjemah: Reni Indardini
Penyunting: Soehindrati & Shinta
Penyelaras Aksara: Alfiyan
Desain Sampul: Windu Tampan
Penerbit Hikmah (PT. Mizan Publika)
Cetakan I, Maret 2009
Tebal: 478+

Tidak ada komentar:
Posting Komentar